Tuesday, March 26, 2019

Pengertian DVR dan NVR

Digital video recorder (DVR)
 adalah perangkat elektronik yang merekam video menjadi format digital ke media DVD, flash drive USB, kartu memori SD, SSD atau perangkat penyimpanan massal baik lokal atau jaringan lainnya. Digital Video Recorder dalam bidang keamanan adalah perangkat penyimpan rekaman video CCTV berkualitas tinggi secara terus menerus tidak peduli berapa pun panjangnya. Tergantung pada ukuran hardisk-nya, sebuah DVR mampu merekam selama beberapa hari sampai beberapa bulan.

DVR telah berevolusi menjadi perangkat yang kaya fitur dan memberikan layanan yang melebihi fitur perekam biasa. Sistem DVR CCTV menyediakan banyak fungsi termasuk pencarian video berdasarkan event, waktu, tanggal dan kamera. Dalam beberapa sistem keamanan DVR juga dapat diakses dari jarak jauh dengan menghubungkan ke jaringan LAN atau internet. Beberapa video digital recoreder profesional terbaru memiliki firmware yang mampu menganalisis video, untuk mengaktifkan fungsi seperti ‘virtual tripwire’ atau bahkan mendeteksi objek yang ditinggalkan di lokasi pemantauan.

DVR yang telah memiliki fitur multiplexing akan memungkinkan monitoring dan perekaman dengan split screen secara simultan. DVR yang dihubungkan dengan jaringan internet akan dapat di lihat dari jarak jauh dan mudah dilakukan back up. Fitur pencari pada remote kontrol tersedia untuk kemudahan penggunaan. Untuk menyimpan dan mem-back up data tersedia port USB utk CD / DVD Rewriters. DVR juga mampu menyimpan rekaman video dalam format kompresi kualitas tertinggi (HD Resolution) terbaru seperti H.264 sehingga memungkinkan penyimpanan dalam ruang hardisk yang minimum.

Jenis-Jenis DVR
DVR 4 Channel (untuk 1-4 Kamera)
DVR 4 Channel adalah jenis DVR yang memiliki hanya 4 saluran video. Macam DVR ini cocok untuk rumah, toko, gudang, atau kantor scala kecil. Untuk anda yang memiliki budget terbatas tersedia berbagai dvr murah namun memiliki fitur yang cukup seperti remote kontrol untuk kemudahan penggunaan, port USB utk back up data, dan format H.264 kompresi tinggi terbaru untuk menghemat kapasitas media penyimpanan rekaman CCTV anda.
NVR (Network Video Recorder) 
adalah perangkat perekam yang berbasis protokol internet, digunakan sebagai media penyimpan rekaman segala aktifitas yang ditangkap oleh kamera ip. Distribusi video/gambar ditranfer melalui di jaringan (network). Karena perangkat tersebut berbasis IP, NVR dapat dikelola secara remote melalui LAN  atau melalui Internet sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar. 

Setiap perangkat  NVR memiliki web interface (antarmuka) yang digunakan untuk memudahkan pengguna melakukan pengaturan seperti : membuat user login, mengetahui kapasitas Harddisk yang terpasang (dalam hal ini berkaitan dengan volume kapasitas yang telah terpakai dan yang belum terpakai), Mendeteksi kamera yang terkoneksi ke jaringan (kita bisa menambahkan atau menghapus kamera ip yang terhubung), Live View Camera (melihat langsung kamera), Membuat jadwal merekam, melihat hasil rekaman dan fungsi opsional lainnya tergantung dari merek produk tersebut

Kamera Ip

IP Camera:
IP camera adalah jenis kamera video digital yang biasa digunakan untuk pemantauan keamanan dan dapat mengirim dan menerima data melalui jaringan komputer dan internet. Walaupun webcam juga dapat melakukan hal ini namun istilah ” IP Camera” atau “Network Kamera” biasanya hanya digunakan untuk sistem pengawasan keamanan dan dapat mengirimkan atau menerima data melalui jaringan computer atau internet.

Saat ini penggunaan IP Camera sudah mulai cukup populer karena IP Camera memiliki banyak sekali kelebihan, dan juga proses pemasangan yang tidak memakan waktu yang cukup lama atau bisa dibilang cukup simpel.

Jika pada CCTV kita telah mengenal DVR, pada IP Cam peran DVR digantikan dengan NVR yaitu Network Video Recorder yang berfungsi untuk media penyimpanan hasil rekaman dari IP Cam, dan juga jika dahulu pada CCTV kita menggunakan kabel coaxial, pada IP Cam peran kabel Coaxial digantikan dengan kabel jaringan yaitu kabel CAT 5 atau sejenisnya bahkan ada beberapa merek IP Cam yang tidak membutuhkan kabel jaringan dan sudah beralih ke teknologi wireless.

Sebelum pemasangannya IP Camera harus dikonfigurasi terlebih dahulu sesuai buku panduannya dan diberi IP Address agar IP Camera tersebut dapat terhubung ke sebuah jaringan dan barulah setelah itu lanjut ke proses pemasangan

Power supply

Pengertian power supply:
Power Supply atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Catu Daya adalah suatu alat listrik yang dapat menyediakan energi listrik untuk perangkat listrik ataupun elektronika lainnya.  Pada dasarnya Power Supply atau Catu daya ini memerlukan sumber energi listrik yang kemudian mengubahnya menjadi energi listrik yang dibutuhkan oleh perangkat elektronika lainnya. Oleh karena itu, Power Supply kadang-kadang disebut juga dengan istilah Electric Power Converter.

Cara Kerja Power Supply:
Ketika pengguna menyalakan power pada komputer, maka power supply akan melakukan pemeriksaan dan tes sebelum menjalakan sistem komputer. Jika tes berjalan dengan baik maka power supply akan mengirim sinyal (power good) ke mainboard sebagai pertanda bahwa sistem komputer siap untuk beroperasi.

Selanjutnya, power supply atau catu daya akan membagi daya sesuai dengan kapasitas yang diperlukan masing-masing komponen komputer. Selain menyalurkan daya listrik ke komponen komputer, power supply juga menjaga stabilitas arus listrik pada berbagai komponen tersebut.

Dari penjelasan pengertian power supply dan fungsinya di atas, maka komponen ini sama pentingnya seperti CPU pada komputer yang seringkali dianggap sebagai otak komputer. Jika terjadi gangguan pada power supply, maka akan menyebabkan gangguan aliran daya pada komponen-komponen komputer.

Pengertian DVR dan NVR

Digital video recorder (DVR)  adalah perangkat elektronik yang merekam video menjadi format digital ke media DVD, flash drive USB, kartu ...